Tips mendesain rumah dengan penghawaan alami

Setiap orang menginginkan rumah yang berasa nyaman. Nyaman menjadi suatu tuntutan bagi setiap orang karena berpengaruh langsung pada betah tidaknya seseorang tinggal di rumah tersebut. Suasana nyaman di dalam rumah dihasilkan dari suatu proses pengolahan udara secara serentak untuk mengendalikan temperatur, kelembaban, kebersihan, dan keamanan. Berbicara nyaman juga berarti saling terkait dengan permasalahan cahaya, udara, dan lingkungan sekitar. 

Penggunaan AC (air conditioner) sebagai sarana penambah kenyamanan di dalam rumah atau ruangan merupakan cara yang instan dan lazim untuk digunakan saat ini. Namun perlu diketahui bahwa penggunaan peralatan listrik tersebut selain dapat membebani biaya tambahan tagihan listrik anda juga kurang ramah lingkungan jika konsumsi listriknya menjadi tinggi.

Penghawaan alami dengan desain yang modern
Perlu anda ketahui bahwa dewasa ini gaya hidup yang eco friendly kini menjadi tren. Tidak menjadi tren sesaat saja akan tetapi sudah menjadi konsep yang dibutuhkan bagi kehidupan manusia di bumi ini. Berikut ini beberapa tips untuk menjadikan rumah nyaman, tidak panas :
  1. Buat rumah agak tinggi, tinggi plafond yang diukur dari lantai minimal 2,7 meter. Ini cukup untuk memberikan sirkulasi yang baik ke seluruh ruangan. Jika menginginkan kondisi penghawaan yang lebih nyaman maka ketinggian plafond bisa ditambah sampai 3,2 meter atau lebih.
  2. Memasang cukup ventilasi dan jendela, ventilasi tidak hanya dipasang pada dinding bangunan, tapi dapat juga dipasang pada atap. Luasan ventilasi alami tidak boleh kurang dari 5 % dari keseluruhan luas lantai rumah. Sementara itu untuk mendapatkan pencahayaan yang optimal bisa dilakukan dengan pembuatan jendela, bovenlight, roster, atau kaca motif. Kebutuhan luasan bukaan cahaya (jendela) di tiap ruangan adalah sebesar 20% dari luas ruangan (berdasarkan SNI).  
  3. Teras dan beranda, teras berfungsi sebagai ruang peralihan yang akan meredam cahaya dan angin yang masuk dari luar. Teras, beranda, dan konsul di depan rumah akan mengurangi radiasi sinar matahari yang masuk secara langsung sehingga diperoleh rumah yang tidak panas.
  4. Kombinasi warna yang tepat, warna hijau dan biru mampu memberikan kesan sejuk dan segar. Selanjutnya kita bisa memadukan dengan warna putih, maupun coklat muda. Warna-warna tersebut selain menampilkan kesan segar, juga berkesan modern dan menarik.
  5. Gunakan material alam, bahan bangunan yang berasal dari material alam seperti batu belah, batu poras, batu candi, serta batu bata akan mampu menyerap panas lebih maksimal dan menahan suhu sejuk lebih lama.
Secara alami persyaratan teknis tersebut harus diperhatikan saat akan membangun rumah jika kita menginginkan rumah yang nyaman, sejuk, dan lega.

Komentar